Sumur bor menyemburkan api

beralih mendapatkan sumber air yang diharapkan tetapi malah semburan api yang keluar. Ini yang terjadi saat seorang warga mulanya ingin mencari sumber air dengan cara mengebor di lahan miliknya.

Kejadian ini terjadi pada pukul 14.00 WIB hari Jumat tanggal 11 September 2020, tepatnya di tanah milik Bpk Ferywanto warga Desa Kapung yang juga memiliki lahan di wilayah RT 03 RW 01 Desa Mrisi. Hari itu ia berniat untuk mengerjakan tenaga untuk mengebor sumur dari Desa Kemploko Kecamatan Godong yaitu Bpk Wiknyo dengan 4 anggota anak buahnya. Namun tidak seperti biasanya pada saat pipa terpendam di kedalaman sekitar 33 meter bukannya air yang keluar melainkan gas dan menyemburkan api yang cukup besar.

sontak kejadian itu membuat warga sekitar panik dan ketakutan. Pihak keamanan setempat segera mendatangi lokasi untuk memberikan jarak aman dan mengupayakan cara untuk mengatasinya. Karena gas yang dikeluarkan sempat dianggap beracun maka disepakati untuk tetap dibiarkan meyemburkan api untuk mengurai gas yang keluar tersebut.

sampai malam pun api tersebut masih tetap tersembur bahkan makin banyak warga yang berdatangan karena penasaran dan mengabadikan kejadian tersebut.

dalam beberapa hari kedepan api tersebut sudah mulai padam dan aroma gas yang tercium sudah mulai hilang.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *